Paramadina Luncurkan Galeri Investasi Syariah, Cetak Gen Z yang Melek Pasar Modal Beretika
Jakarta Selatan– Dalam langkah strategis menjembatani dunia akademis dengan industri keuangan modern, Universitas Paramadina secara resmi meluncurkan Galeri Investasi (GI) Bursa Efek Indonesia (BEI) Syariah. Peresmian yang berlangsung pada Selasa, 30 September 2025, di Jakarta ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah tonggak penting dalam upaya mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di kalangan generasi muda. Simak ulasan lengkapnya dalam artikel ini, yang juga bisa Anda temukan di Melintas!
Sinergi Tridharma: Akademisi, Bursa, dan Pelaku Industri
Acara peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita yang melambangkan kolaborasi erat antara tiga pilar utama: Wakil Rektor Bidang Pengelolaan Sumber Daya Universitas Paramadina, Handi Risza; Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina; serta Regional Head 3 Market Development PT Bursa Efek Indonesia, Kemas M. Rumaiyar. Kehadiran Dekan FEB Iyus Wiadi dan para ketua program studi menegaskan komitmen kuat universitas di balik inisiatif ini.
Baca Juga: Suara Protes Warga Kalibata City Atas Tarif Air PAM Jaya Akhirnya Sampai ke Meja Hijau
Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan industri pasar modal. Kemas M. Rumaiyar dari BEI menegaskan bahwa galeri investasi berperan sebagai penghubung vital antara teori yang dipelajari di kelas dengan implementasi nyata di lapangan. “Dengan begitu, mahasiswa memiliki kesiapan lebih baik untuk berperan sebagai investor maupun profesional di sektor keuangan,” ujarnya.
Lebih dari Sekadar Fasilitas: Laboratorium Kehidupan untuk Mahasiswa
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Paramadina memberikan dukungan penuh. Dekan FEB, Iyus Wiadi, menegaskan bahwa galeri ini akan menjadi sarana pembelajaran nyata bagi mahasiswa.
“Ini adalah laboratorium hidup di kampus. Mahasiswa tidak hanya memahami teori-teori pasar modal dari buku teks, tetapi mereka dapat menyentuh, merasakan, dan mempraktikkan langsung mekanisme investasi di lingkungan akademik yang aman dan terarah,” jelas Iyus.
Pernyataan ini diamini oleh Kaprodi Manajemen, Didin Hikmah Perkasa. Menurutnya, galeri ini adalah bentuk nyata komitmen universitas dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan civitas akademika terhadap keuangan syariah. Ia berharap galeri dapat berfungsi sebagai hub tiga fungsi sekaligus: pusat riset, edukasi, dan praktik investasi syariah.
“Tujuannya mulia: mencetak generasi muda yang tidak hanya melek finansial dan berdaya saing global, tetapi juga berintegritas dan memiliki fondasi etika yang kuat dalam berinvestasi,” tambah Didin.
Merespons Data: Dari Pemahaman ke Aksi
Peluncuran galeri ini sangat relevan dengan kondisi literasi keuangan syariah Indonesia saat ini. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2025 menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah telah meningkat menjadi 43,42%. Namun, angka inklusinya masih sangat rendah, yakni 13,41%.
Wakil Rektor Handi Risza menganalisis, data ini menunjukkan sebuah celah: masyarakat semakin paham, tetapi belum banyak yang bertindak untuk memanfaatkan produk dan layanan keuangan syariah.
“Di sinilah peran kampus sebagai motor penggerak menjadi krusial. Kami harus memastikan bahwa pemahaman yang baik itu diikuti dengan aksi nyata. Terutama bagi mahasiswa dan Gen Z, yang merupakan calon pemimpin ekonomi masa depan,” tegas Handi.
Dukungan Kuat dari Industri: MNC Sekuritas dan Jejaring Galeri Investasi
Sebagai mitra strategis, MNC Sekuritas menunjukkan komitmennya dalam pengembangan galeri ini. Direktur Utama MNC Sekuritas, Susy Meilina, menyatakan dukungan penuh perusahaannya untuk memastikan Galeri Investasi Syariah Paramadina tumbuh dan memberikan manfaat seluas-luasnya.
“Saai ini, MNC Sekuritas telah membina 128 galeri investasi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari GI konvensional, syariah, digital, dan edukasi. Kinerjanya pun terus menunjukkan tren positif, dengan kenaikan transaksi hingga 113% pada Agustus 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Ini adalah indikator yang menggembirakan,” papar Susy.
Dukungan dari sekuritas ternama seperti MNC memberikan nilai tambah yang signifikan, karena mahasiswa akan mendapatkan bimbingan langsung dari para profesional yang berpengalaman di pasar modal.












